MUKOMUKO,Mediacenter — Tidak sekadar belajar agama di ruang kelas, para siswa SMA Negeri 06 Mukomuko dibekali keterampilan yang kelak dibutuhkan ketika terjun di tengah masyarakat. Melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mukomuko melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Teras Terunjam mengajak siswa Kelas X B memahami sekaligus mempraktikkan tata cara pengurusan jenazah sebagai bagian dari Fardu Kifayah.
"Pengurusan jenazah merupakan kewajiban Fardu Kifayah yang perlu dipahami dan dikuasai oleh generasi muda.Generasi muda juga perlu memiliki keterampilan praktis agar mampu mengambil peran ketika dibutuhkan di tengah masyarakat,"ungkap Kepala Kemenag Mukomuko,H. Widodo melalui Kepala KUA Kecamatan Teras Terunjam, Firdaus, S.Hum didampingi Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Teras Terunjam, Triningsih, SHI ,Rabu (21/10/2026).
Lanjutnya, pembelajaran Fardu Kifayah menjadi bagian penting dalam membangun karakter sekaligus kepedulian sosial generasi muda. Adapun materi praktik yang diajarkan meliputi tahapan pengurusan jenazah, mulai dari memandikan, mengafani, menyalatkan hingga proses pemakaman.
"Pembinaan seperti ini penting karena anak-anak tidak hanya dibekali pengetahuan agama, tetapi juga keterampilan yang benar-benar dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat. Dan Alhamdulillah para siswa terlihat antusias mengikuti setiap tahapan peragaan dan aktif memperhatikan penjelasan yang diberikan,"jelasnya.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 06 Mukomuko, Azwar Anas, S.Pd., menyambut baik kolaborasi antara KUA Teras Terunjam dan pihak sekolah. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan karakter spiritual dan kepedulian sosial peserta didik.
"Kami sangat mendukung adanya kegiatan ini karena dengan langsung praktek Fardu Kifayah pengurusan jenazah dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki bekal keagamaan, kepedulian sosial, dan kesiapan untuk berkontribusi di tengah masyarakat. Dan kami harapkan kegiatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan,"pungkasnya.
Kegiatan berlangsung khidmat dan interaktif. Para siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teori, tetapi juga mengikuti praktik tata cara pengurusan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam. (MC Kominfo/R)
Editor: admin mukomuko