Berita Detail

Senin, 27 Juli 2026
Hadirkan Hunian Layak, Pemkab Mukomuko Pacu Program Bedah Rumah Warga Miskin

​MUKOMUKO, Mediacenter – Pemerintah Kabupaten Mukomuko terus menunjukkan keseriusannya dalam memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat berpenghasilan rendah. Melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), pemerintah daerah secara konsisten mendorong perluasan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah guna memastikan setiap warga memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan bermartabat. ​Langkah nyata ini diwujudkan dengan mengajukan usulan bantuan pemugaran sebanyak 1.000 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada pemerintah pusat untuk tahun anggaran 2027 mendatang.

​Jika usulan tambahan tersebut diakomodir oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), maka secara kumulatif Pemkab Mukomuko bakal merealisasikan pembenahan sekitar 1.500 unit rumah warga kurang mampu sepanjang kurun waktu 2026 hingga 2027.

​Kepala Dinas Perkim Kabupaten Mukomuko, Suryanto, M.Si., menjelaskan bahwa esensi utama dari pengerjaan bedah rumah ini bukan sebatas mempercantik tampilan fisik bangunan, melainkan menciptakan lingkungan tempat tinggal yang memenuhi standar kesehatan dan keselamatan keluarga.

​Menurutnya, rumah yang memadai dengan struktur ketahanan bangunan yang kokoh, sirkulasi udara yang memadai, serta ketersediaan sarana sanitasi yang bersih akan berdampak langsung pada peningkatan derajat kesehatan penghuninya, khususnya bagi anak-anak dan lansia.

​"Fokus kita adalah menyentuh langsung aspek kehidupan yang paling mendasar dari warga kurang mampu. Kita ingin memastikan tidak ada lagi masyarakat Mukomuko yang harus gelisah saat hujan turun karena atap bocor atau dinding rumahnya rentan roboh. Hunian yang sehat adalah fondasi awal menuju keluarga yang sejahtera," ungkap Suryanto, Minggu (26/7/2026).​

​Mengingat masih cukup banyaknya bangunan tempat tinggal di wilayah Mukomuko yang tergolong dalam kriteria RTLH, Dinas Perkim terus memacu langkah penanganan secara bertahap dan berkelanjutan.

​Namun demikian, guna menghindari potensi penyaluran yang melenceng atau salah sasaran, pihak Dinas Perkim menerapkan mekanisme pengawasan dan verifikasi data calon penerima secara cermat di tingkat lapangan.

​"Kami menerjunkan tim teknis untuk melakukan pengecekan faktual secara langsung ke rumah-rumah warga yang diusulkan. Proses verifikasi ini sangat penting agar bantuan yang bersumber dari anggaran negara ini benar-benar jatuh ke tangan keluarga yang paling membutuhkan serta terhindar dari tumpang tindih data," jelasnya.​

​Suryanto menegaskan, jajarannya berkomitmen untuk mengawal seluruh proses administrasi maupun pengerjaan fisik di lapangan agar tidak mengalami hambatan yang berarti. Mengingat tingginya harapan masyarakat, Dinas Perkim berupaya agar setiap tahapan pelaksanaan dapat berjalan lebih cepat dan tepat waktu.

​Diharapkan, dengan bertambahnya alokasi unit bedah rumah setiap tahunnya, taraf hidup dan indeks pembangunan manusia di Kabupaten Mukomuko dapat terus meningkat secara signifikan.

​"Mengingat kebutuhan tempat tinggal yang layak ini sifatnya sangat mendesak bagi warga, kami berkomitmen untuk mengawal percepatan program ini hingga seluruh unit siap dihuni. Kami ingin kehadiran pemerintah daerah benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat Mukomuko," tutup Suryanto. (MC Kominfo/end)

Editor: admin mukomuko