MUKOMUKO,Mediacenter – Tahun ini Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Perlindungan Perempuan dan Anak (P2KBP3A) Mukomuko bakal menggelar sosialisasi pencegahan kekerasan pada anak di 5 kecamatan yang ada di daerah ini.
"Ya tahun ini insyaAllah kami akan kembali melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan pada anak. Untuk target tahun ini 5 kecamatan,"ungkap Kepala DP2KBP3A Mukomuko, Bustam Bustomo didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Firdaus ketika dikonfirmasi, Jumat (24/07/2026).
Lanjutnya, sosialisasi kekerasan pada anak yang pesertanya para pelajar baik Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat yang ada di daerah ini sebagai langkah Pemerintah Kabupaten Mukomuko untuk mencegah dan mengantisipasi serta menekan angka kekerasan pada anak di daerah ini.
"Melalui sosialisasi kekerasan pada anak ini nantinya diharapkan bisa menekan angka kasus kekerasan pada anak didaerah ini,"harapnya.
Dikatakan Bustam, untuk sosialisasi pencegahan kekerasan pada anak ini akan dilaksanakan pada pada triwulan 4. Selain para pelajar pihaknya juga akan memberikan edukasi atau pemahaman kepada masyarakat terkait pencegahan kekerasan pada anak dan perempuan. Karena masyarakat juga memiliki peran penting dalam mencegah kekerasan terhadap anak.
"Dalam mencegah kekerasan pada anak juga dibutuhkan peran serta semua pihak baik dari pemerintah, masyarakat dan pihak terkait lainnya.Karena melindungi masa depan anak merupakan tanggung jawab bersama,"ucapnya.
Bustam Bustomo, menegaskan bahwa peran orang tua sangat penting dalam pencegahan kekerasan pada anak. Hal ini karena seorang anak memperoleh pengetahuan sejak dini dari orang tuanya.
"Ya peran orang tua dalam pencegahan kekerasan pada anak sangat penting karena anak memperoleh pengetahuan sejak dini dan yang memberikan pengaruh mendalam pada anak adalah orang tuanya. Jadi sejak dini anak diberikan edukasi oleh orang tuanya,"pungkasnya (Mc Kominfo/R)
Editor: admin mukomuko