MUKOMUKO, Mediacenter – Pemerintah Kabupaten Mukomuko terus mematangkan persiapan untuk mendukung program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Salah satu kebutuhan utama yang tengah dipersiapkan adalah ketersediaan lahan sekitar 20 hektare. Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait saat ini melakukan identifikasi sejumlah lokasi yang dinilai memungkinkan untuk mendukung program tersebut.
Kepala Disdikbud Kabupaten Mukomuko, Arni Gusnita, mengatakan pencarian lokasi dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah persyaratan, antara lain status kepemilikan atau penguasaan lahan, kesesuaian peruntukan, tata ruang, hingga akses menuju lokasi.
“Kebutuhan lahannya sekitar 20 hektare. Saat ini kami bersama OPD terkait sedang melihat dan mengkaji sejumlah lokasi yang memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan program tersebut,” ujar Arni, Jumat (2/10/2026).
Menurutnya, Pemkab Mukomuko juga membuka peluang untuk mencari alternatif penyediaan lahan yang tidak menimbulkan beban besar terhadap kemampuan anggaran daerah. Salah satu opsi yang sedang dikaji adalah kemungkinan pemanfaatan lahan Hak Guna Usaha (HGU), dengan tetap memperhatikan ketentuan dan status hukum lahan.
“Kami juga melihat kemungkinan pemanfaatan lahan HGU. Namun, ini masih dalam tahap pembahasan dan tentu harus disesuaikan dengan aturan serta status lahannya. Kami mencari alternatif yang memungkinkan dan tidak membebani kemampuan anggaran daerah,” jelasnya.
Arni menegaskan, penyediaan lahan menjadi salah satu bagian penting dalam kesiapan daerah mengikuti tahapan program SNT. Karena itu, pembahasan tidak hanya dilakukan di tingkat Disdikbud, tetapi juga melibatkan OPD terkait agar lokasi yang nantinya dipilih benar-benar memenuhi persyaratan. Selain menyiapkan lahan, Pemerintah Kabupaten Mukomuko juga akan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat. Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, S.H. bersama jajaran dijadwalkan melakukan audiensi dengan pemerintah pusat untuk membahas konsep program SNT, kesiapan daerah, serta alternatif lokasi yang sedang dipersiapkan.
“Ini merupakan kesempatan yang baik bagi Kabupaten Mukomuko. Karena itu, kami perlu mempersiapkan berbagai kebutuhan dan persyaratan yang diperlukan, terutama terkait kesiapan lahan dan koordinasi dengan pemerintah pusat,” kata Arni.
Program SNT sendiri diarahkan untuk mendukung pemerataan akses terhadap pendidikan berkualitas melalui penyediaan fasilitas pendidikan yang terintegrasi dalam satu kawasan. Bagi Kabupaten Mukomuko, program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu peluang untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Arni berharap proses persiapan yang dilakukan Pemkab Mukomuko mendapat dukungan dari berbagai pihak sehingga seluruh persyaratan dapat dipenuhi sesuai ketentuan.
“Harapan kami, seluruh proses persiapan ini mendapat dukungan dari semua pihak. Kalau kesiapan lahan dan persyaratan lainnya dapat dipenuhi, tentu kita akan lebih siap mengikuti tahapan selanjutnya,” tutup Arnita.
Pemerintah Kabupaten Mukomuko selanjutnya akan terus melakukan pemetaan lokasi, pembahasan lintas OPD, serta koordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan kesiapan daerah dalam mengikuti tahapan program Sekolah Nasional Terintegrasi. (MC Kominfo/end)
Editor: admin mukomuko