MUKOMUKO,Mediacenter - Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Pertanian (Distan) Mukomuko mendorong para petani didaerah ini untuk menanam bawang merah.Saat ini tanam bawang merah oleh petani sudah mulai terlihat di beberapa wilayah atau kecamatan untuk fokus pengembangan tersebar penanaman bawang merah ini sendiri yakni di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Air Manjunto, Kecamatan Teras Terunjam dan Kecamatan Selagan Raya. Ketiga wilayah ini dinilai memiliki kecocokan lahan yang baik untuk komoditi bawang merah, sehingga diharapkan mampu menjadi lumbung baru bagi kebutuhan lokal.
"Ya kita dorong para petani di daerah ini untuk berani berbudidaya dan menanam bawang merah,"ungkap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko,Hari Mustaman ketika dikonfirmasi, Selasa (12/05/2026).
Harga bawang merah ini sendiri di Kabupaten Mukomuko sering mengalami kenaikan harga dan kenaikan harga tersebut tidak menentu karena bawang merah ini masih ketergantungan pada pasokan dari luar daerah sehingga membuat stabilitas harga di Mukomuko rentan goyah.
"Komoditi yang sering menyebabkan atau memantik inflasi daerah sehingga harga naik itu adalah bawang merah.
Dengan mendorong petani menanam bawang merah dan bisa produksi sendiri di tanah Mukomuko, sehingga ketergantungan kita terhadap pasokan luar akan berkurang secara signifikan stok di pasar tetap terjaga,"ucapnya.
Ditambahkan Kadistan Mukomuko bahwa fokus utama program ini adalah membangun mentalitas budidaya yang berkelanjutan di tingkat petani sehingga kedepan akan meningkatkan taraf ekonomi para petani di daerah ini.
"Program ini bukan sekadar musiman, melainkan menjadi komoditas unggulan baru yang mampu memperkuat ketahanan pangan. Dan jika konsistensi ini terjaga, Mukomuko tidak hanya akan sukses menekan inflasi, tetapi juga meningkatkan taraf ekonomi para petani di daerah ini,"pungkasnya (Mc Kominfo/R)
Editor: admin mukomuko