Berita Detail

Rabu, 01 April 2026
Tim Pusat Segera Verifikasi Lahan Kampung Nelayan Merah Putih di Mukomuko

​MUKOMUKO, Mediacenter – Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Perikanan memastikan dua kawasan strategis, yakni Pantai Indah Mukomuko (PIM) dan Ipuh, resmi ditetapkan sebagai lokasi pengembangan program Kampung Nelayan Merah Putih. Program strategis ini diproyeksikan menjadi pusat pembangunan sarana dan prasarana perikanan terpadu guna mendongkrak ekonomi nelayan lokal.

​Saat ini, pemerintah daerah telah merampungkan penyiapan lahan yang akan digunakan. Dalam waktu dekat, tim verifikasi dari pemerintah pusat dijadwalkan turun langsung ke lapangan guna memastikan kesiapan teknis serta kondisi faktual di dua lokasi tersebut.

​Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Rahmad Hidayat, menegaskan bahwa peninjauan tim pusat merupakan tahapan krusial sebelum pelaksanaan pembangunan fisik dimulai. Tim akan mengkaji langsung kelayakan teknis serta kesiapan dukungan lingkungan di titik-titik tersebut.

​“Dalam bulan ini, tim dari pusat akan turun untuk mengecek kondisi lahan yang sudah kita siapkan. Hasil pengecekan itu akan menjadi dasar utama pelaksanaan pembangunan infrastruktur ke depan,” ungkap Rahmad, Selasa (31/3/2026).

​Rahmad menjelaskan, di atas lahan tersebut akan dibangun berbagai fasilitas penunjang aktivitas nelayan yang modern. Rencana infrastruktur mencakup gudang penyimpanan hasil tangkapan (cold storage), Tempat Pelelangan Ikan (TPI), hingga pusat kuliner berbasis hasil laut.

​Konsep Kampung Nelayan Merah Putih ini dirancang untuk mengintegrasikan sektor produksi, distribusi, dan pengolahan dalam satu kawasan terpadu. Hal ini bertujuan agar masyarakat pesisir mendapatkan nilai ekonomi lebih dari hasil tangkapannya.

​“Nelayan nantinya tidak hanya bergantung pada penjualan ikan mentah. Dengan adanya pusat pengolahan dan kuliner, ada nilai tambah yang bisa dinikmati langsung oleh masyarakat pesisir secara berkelanjutan,” tambahnya.

​Meski saat ini fokus pada PIM dan Ipuh, Pemerintah Kabupaten Mukomuko memastikan wilayah pesisir lainnya tetap menjadi prioritas pengembangan di masa mendatang. Kawasan seperti Air Rami, Bantal, dan Pasar Sebelah saat ini tengah masuk dalam tahapan pengusulan untuk periode selanjutnya.

​Rahmad menyebutkan bahwa pengusulan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan kesiapan dokumen administrasi serta kepastian lahan di masing-masing wilayah.

​“Untuk Air Rami, Bantal, dan Pasar Sebelah, kita targetkan diusulkan pada tahun 2027 mendatang. Sekarang kita fokus tuntaskan dulu pada dua lokasi yang sudah benar-benar siap ini agar realisasinya maksimal,” tegas Rahmad.

​Program ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam memperbaiki tata niaga hasil laut di Kabupaten Mukomuko. Keberhasilan pembangunan ini nantinya akan sangat bergantung pada sinergi antara kesiapan lahan di daerah dengan dukungan teknis serta anggaran dari pemerintah pusat. (MC Kominfo/end)

Editor: admin mukomuko