MUKOMUKO, Mediacenter — Upaya pengendalian sampah di Kabupaten Mukomuko mendapat dukungan nyata dari Pemerintah Provinsi Bengkulu. Delapan unit kontainer penampung sampah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Mukomuko sebagai bagian dari penguatan sarana pendukung pengelolaan lingkungan di daerah.
Kontainer tersebut tiba di Mukomuko pada Jumat siang, 28 November 2025, dan langsung berada dalam koordinasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mukomuko untuk dimanfaatkan di titik-titik yang dinilai membutuhkan.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) DLH Mukomuko, Ali Mukhibin, ST, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Bengkulu terhadap kebutuhan sarana pengelolaan sampah di daerah.
“Bantuan delapan unit kontainer ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Bengkulu kepada Kabupaten Mukomuko dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah. Kami sangat mengapresiasi sinergi ini,” ujar Ali Mukhibin.
Menurut Ali, tambahan kontainer ini akan dimanfaatkan secara optimal dengan menempatkannya di lokasi-lokasi prioritas yang selama ini menghadapi persoalan penumpukan sampah dan tingginya volume buangan harian.
“Penempatan kontainer akan kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan. Prioritasnya di lokasi dengan volume sampah tinggi, seperti kawasan pasar, permukiman padat penduduk, dan titik yang sering dikeluhkan masyarakat karena penumpukan sampah,” jelasnya.
Ia menambahkan, dukungan fasilitas dari provinsi ini turut meringankan beban anggaran daerah, mengingat kebutuhan sarana persampahan terus meningkat seiring pertumbuhan aktivitas masyarakat.
“Dengan adanya bantuan dari provinsi, daerah terbantu dalam pemenuhan sarana. Ini contoh konkret kolaborasi yang produktif antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Mukomuko,” kata Ali.
DLH Mukomuko saat ini juga tengah melakukan pendataan dan pemetaan lokasi strategis sebelum mendistribusikan seluruh kontainer ke lapangan. Langkah ini ditempuh agar bantuan yang diterima tidak sekadar ditempatkan, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan riil di masyarakat.
“Kami masih melakukan pendataan dan pemetaan lokasi strategis. Tujuannya agar distribusi sarana penampungan sampah ini lebih merata dan tepat sasaran, tidak asal taruh,” ungkap Ali.
Ia menegaskan, keberadaan kontainer baru diharapkan dapat memperlancar proses pengangkutan sampah oleh petugas ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sekaligus mengurangi titik-titik yang selama ini kerap menjadi sorotan karena tumpukan sampah.
“Tambahan kontainer akan mempermudah pengumpulan dan pengangkutan sampah ke TPA. Sampah menjadi lebih terpusat dan tidak lagi berserakan di badan jalan atau fasilitas umum,” tuturnya.
Meski fasilitas terus ditingkatkan melalui kolaborasi lintas pemerintah, Ali mengingatkan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tetap sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.
“Kalau sarana sudah ada, masyarakat juga harus ikut menjaga. Buang sampah pada tempatnya, manfaatkan kontainer yang disediakan, agar lingkungan tetap bersih dan tidak menimbulkan pencemaran,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Mukomuko berharap, sinergi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam penyediaan sarana persampahan ini dapat menjadi langkah awal bagi kerja sama yang lebih luas di bidang lingkungan hidup, sekaligus mendorong kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan wilayah. (MC Kominfo/AGR)
Editor: admin mukomuko