Berita Detail

Kamis, 13 Agustus 2026
Pemkab Mukomuko Validasi Data Kapal Nelayan untuk Penyaluran BBM Bersubsidi

MUKOMUKO, Mediacenter – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko mendata langsung kapal penangkap ikan dan identitas nelayan di desa-desa pesisir. Langkah strategis ini ditempuh untuk memvalidasi data armada laut sekaligus menyiapkan skema penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi berbasis barcode agar tepat sasaran. ​Melalui Dinas Perikanan, petugas diturunkan langsung ke lapangan guna memastikan tidak ada nelayan aktif yang terlewat dari sistem pendataan pemerintah daerah.

​Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Warisman, menegaskan bahwa registrasi ini merupakan bagian dari pembenahan tata kelola pelayanan publik bagi masyarakat pesisir.

​"Kami tidak ingin ada nelayan aktif yang terlewat. Petugas turun langsung menemui nelayan di pesisir untuk memastikan data kapal yang masuk benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan," ujar Warsiman, Kamis (13/8/2026).​

​Warisman menjelaskan, seluruh data registrasi kapal dan identitas nelayan akan diintegrasikan ke dalam aplikasi khusus yang terhubung dengan sistem barcode.​Melalui mekanisme ini, setiap kapal terdaftar akan memiliki identitas administrasi yang transparan, sehingga kuota dan riwayat pengambilan BBM dapat tercatat secara otomatis dan dipantau secara real-time.

​"Sistem barcode membuat distribusi BBM lebih tertib dan mudah dipantau. Setiap transaksi pengambilan tercatat dalam sistem, sehingga pemerintah memiliki basis data yang transparan untuk melakukan pengawasan dan evaluasi," terangnya.

​Penerapan sistem digital ini diharapkan dapat meminimalkan potensi penyaluran BBM bersubsidi yang tidak tepat sasaran, sekaligus menjamin ketersediaan pasokan BBM bagi nelayan saat hendak melaut.​

​Selain untuk tata kelola BBM, pendaftaran kapal ini dimanfaatkan Pemkab Mukomuko untuk memetakan peta kekuatan armada perikanan tangkap di wilayahnya—mulai dari jumlah kapal aktif, sebaran armada, hingga tingkat aktivitas penangkapan ikan di tiap kawasan pesisir. ​Data komprehensif ini nantinya menjadi rujukan utama Pemkab Mukomuko dalam menyalurkan bantuan sarana perikanan, program pembinaan, hingga perumusan kebijakan pemberdayaan nelayan di masa depan.

​Dinas Perikanan mengimbau seluruh nelayan yang belum melakukan registrasi agar segera mendaftarkan kapalnya kepada petugas di lapangan dengan memberikan data yang jujur dan akurat.

​"Kami berharap dukungan penuh dari nelayan. Semakin valid datanya, semakin mudah pemerintah memberikan pelayanan, memastikan kecukupan kuota BBM, dan menjaga kelancaran aktivitas melaut masyarakat pesisir Mukomuko," tutup Warisman. (MC Kominfo/end)

Editor: admin mukomuko