MUKOMUKO, Mediacenter – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM) akan menggelar pasar murah selama 10 hari pada September 2026 di Lapangan MTQ kawasan perkantoran Pemkab Mukomuko. Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, meningkatkan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, sekaligus mendorong pergerakan ekonomi daerah melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Mukomuko Syafriadi, S.H. mengatakan pasar murah tersebut disiapkan sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok di pasaran.
"Pasar murah ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kami berharap kegiatan ini dapat menjaga daya beli masyarakat dan membantu menstabilkan harga pangan," ujar Syafriadi, Senin (10/8/2026).
Menurutnya, berbagai kebutuhan pokok akan dijual dengan harga di bawah harga pasar. Pemerintah daerah juga menggandeng distributor dan pedagang lokal agar pasokan barang tetap tersedia selama kegiatan berlangsung. Safriadi menjelaskan bahwa mekanisme penjualan akan diatur secara tertib agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar dan merata.
"Kami menyiapkan pola distribusi dan penjualan yang tertib sehingga masyarakat dapat berbelanja dengan nyaman dan kebutuhan pokok dapat tersalurkan secara merata," jelasnya.
Selain menyediakan bahan pangan murah, pasar murah tersebut juga akan menjadi ruang promosi bagi produk-produk unggulan UMKM Kabupaten Mukomuko. Berbagai produk olahan pangan lokal, kerajinan tangan, dan produk kebutuhan sehari-hari akan dipamerkan dan dipasarkan selama kegiatan berlangsung.
"Kami ingin kegiatan ini memberikan manfaat ganda. Masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sementara pelaku UMKM memperoleh kesempatan untuk memperluas pemasaran produknya," tambah Syafriadi.
Pemilihan Lapangan MTQ sebagai lokasi kegiatan dinilai strategis karena berada di pusat aktivitas pemerintahan dan mudah dijangkau masyarakat dari berbagai wilayah.
Pemerintah daerah memperkirakan pasar murah tersebut akan menjadi salah satu pusat kegiatan ekonomi masyarakat pada September 2026 dan mampu meningkatkan transaksi perdagangan lokal.
"Harapan kami, kegiatan ini dapat membantu mengendalikan harga bahan pokok sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat dan pelaku usaha lokal," tutup Syafriadi.
Melalui pasar murah ini, Pemkab Mukomuko menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas harga pangan, melindungi daya beli masyarakat, dan memperkuat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Mukomuko. (MC Kominfo/end)
Editor: admin mukomuko