Berita Detail

Kamis, 05 Maret 2026
RSUD Mukomuko Resmi Layani Operasi Katarak dengan Teknologi Phacoemulsification

MUKOMUKO, Mediacenter – Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mukomuko terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pada tahun 2026 ini, RSUD Mukomuko resmi menghadirkan layanan operasi katarak dengan teknologi modern phacoemulsification (phaco), sebagai upaya memperluas akses pelayanan kesehatan mata yang lebih cepat dan aman.

Direktur RSUD Mukomuko, Syafriadi, menyampaikan bahwa peralatan operasi tersebut telah tersedia dan siap digunakan untuk melayani pasien.

“Alhamdulillah, alat operasi katarak dengan metode phacoemulsification sudah tersedia di RSUD Mukomuko dan siap digunakan. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di daerah,” ujar Syafriadi, Rabu (4/2/2026).

Teknologi phacoemulsification merupakan metode operasi katarak modern yang menggunakan gelombang ultrasonik untuk menghancurkan lensa mata yang keruh, kemudian menggantinya dengan lensa intraokular buatan. Teknik ini dikenal memiliki sayatan yang lebih kecil dibanding metode konvensional.

“Dengan teknik phaco, proses operasi relatif lebih singkat, rata-rata 30 hingga 45 menit. Risiko komplikasi lebih rendah dan masa pemulihan pasien umumnya lebih cepat,” jelas Syafriadi.

Menurutnya, kehadiran teknologi ini memungkinkan RSUD Mukomuko memberikan layanan operasi katarak secara rutin sesuai jadwal pelayanan poliklinik mata.

Sebelumnya, pasien katarak yang membutuhkan tindakan dengan metode modern umumnya dirujuk ke rumah sakit di luar daerah. Kini, layanan tersebut sudah dapat diakses langsung di RSUD Mukomuko.

“Selama ini tindakan operasi katarak memang sudah bisa dilakukan di RSUD, namun dengan teknik berbeda. Dengan hadirnya alat ini, masyarakat dapat memperoleh layanan dengan metode yang lebih modern tanpa harus keluar daerah,” ungkapnya.

Pihak RSUD berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini secara optimal.

“Kami mengimbau masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak untuk memeriksakan diri lebih awal agar dapat ditangani secara tepat,” tambah Syafriadi.

Pengadaan alat operasi katarak modern ini dilakukan melalui optimalisasi dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Mukomuko serta kerja sama dengan penyedia alat kesehatan.

“Alat ini telah lama menjadi kebutuhan rumah sakit. Tahun ini dapat direalisasikan melalui pengelolaan keuangan BLUD secara bertahap dan terencana,” jelasnya.

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi peningkatan layanan kesehatan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. 

RSUD Mukomuko memastikan layanan operasi katarak terbuka bagi pasien umum maupun peserta BPJS Kesehatan. Namun, untuk pasien BPJS, pelayanan disesuaikan dengan kuota yang telah ditetapkan.

“Pasien BPJS tetap dapat dilayani sesuai prosedur rujukan yang berlaku. Saat ini kami juga sedang berkoordinasi dengan pihak BPJS terkait kemungkinan penambahan kuota agar pelayanan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat,” terang Syafriadi.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat berkonsultasi melalui poliklinik mata RSUD Mukomuko sesuai jadwal pelayanan.

Katarak adalah kondisi ketika lensa mata menjadi keruh sehingga menyebabkan penglihatan kabur. Penyakit ini umumnya terjadi pada usia lanjut, namun juga dapat dipicu oleh penyakit tertentu seperti diabetes atau faktor lainnya. Apabila tidak ditangani, katarak dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan berpotensi menyebabkan gangguan penglihatan yang lebih serius.

Dengan hadirnya layanan operasi katarak modern di RSUD Mukomuko, Pemerintah Kabupaten Mukomuko berharap akses pelayanan kesehatan mata semakin mudah dijangkau masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga secara berkelanjutan. (MC Kominfo/end)

Editor: admin mukomuko