Berita Detail

Senin, 03 Agustus 2026
Ratusan Guru Madrasah di Mukomuko Ikuti Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta

MUKOMUKO,Mediacenter - Tenaga Pendidik atau guru tingkat RA, MI, MTs, dan MA yang ada di Kabupaten Mukomuko mengikuti  Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 158 peserta dari berbagai satuan pendidikan madrasah sebagai upaya memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam pembelajaran yang humanis, bermakna, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.

"Ya kemarin kita telah melaksanakan workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Peserta pada kegiatan workshop ini yakni guru madrasah tingkat RA, MI, MTs, dan MA yang ada di daerah ini,"ungkap Kepala Kantor Kementerian Agama Mukomuko, H Widodo,S.Hi ketika dikonfirmasi, Senin (03/08/2026).

Lanjutnya, melalui Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang di ikuti oleh ratusan guru ini diharapkan para guru madrasah mampu mengimplementasikan nilai-nilai kasih sayang, toleransi, dan kepedulian dalam proses pembelajaran maupun budaya madrasah.  Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar Kurikulum Berbasis Cinta, strategi implementasi dalam pembelajaran, penguatan pendidikan karakter, serta praktik penerapan nilai-nilai cinta dalam kehidupan madrasah. Selain itu, workshop juga diisi dengan sesi diskusi, tanya jawab, dan berbagi praktik baik yang berlangsung secara aktif dan interaktif sehingga memperkaya pemahaman peserta terhadap implementasi KBC.

"Kurikulum Berbasis Cinta tidak hanya menekankan capaian akademik, tetapi juga menjadi ikhtiar dalam melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, memiliki kepedulian sosial, serta semangat kebersamaan sebagai fondasi pendidikan madrasah yang berkualitas dan berkarakter,"jelasnya.

Para guru madrasah ini sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan  sebagai bentuk komitmen madrasah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan. Pada akhir kegiatan, seluruh peserta memperoleh sertifikat setara 32 Jam Pelajaran (JP) sebagai bukti pengembangan kompetensi profesional. Melalui workshop ini, diharapkan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta dapat diimplementasikan secara optimal dalam proses pembelajaran sehingga mampu mewujudkan madrasah yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga berkarakter dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan. (MC Kominfo/R)

Editor: admin mukomuko