MUKOMUKO, Mediacenter – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko terus mengupayakan percepatan penyiapan lahan untuk pembangunan gudang Badan Urusan Logistik (Bulog). Langkah ini dilakukan guna memperkuat sistem ketahanan pangan daerah sekaligus memastikan hasil panen beras para petani lokal di Kabupaten Mukomuko dapat terserap secara optimal. Kehadiran gudang penyimpanan Bulog dinilai sangat penting bagi keberlanjutan sektor pertanian daerah. Selain menjadi pusat penampungan hasil panen masyarakat, keberadaan gudang ini berfungsi untuk menjaga stabilitas harga pangan serta memperkuat stok cadangan beras pemerintah di tingkat kabupaten.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Mukomuko, Suryanto, M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti proses pembebasan lahan segera setelah seluruh kelengkapan dokumen administrasi dan usulan lokasi diterima secara resmi.
"Pembangunan gudang Bulog ini merupakan bagian dari upaya daerah dalam memperkuat ketahanan pangan dan menyerap hasil panen petani. Pihak kami di Dinas Perkim siap memproses pembebasan lahannya sesuai prosedur begitu dokumen usulan resmi sudah kami terima," kata Suryanto, Selasa (28/7/2026).
Suryanto menjelaskan bahwa Pemkab Mukomuko telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp500 juta untuk keperluan pembebasan lahan gudang Bulog tersebut. Namun, penggunaan dana tersebut wajib mengikuti tahapan administrasi dan aturan pengadaan tanah bagi kepentingan umum.
Sebagai langkah awal, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko telah mengusulkan tiga alternatif lokasi strategis yang menjadi calon tapak pembangunan gudang, yakni di kawasan Desa Arah Tiga, Desa Lubuk Pinang, dan Desa Suka Pindah.
Pemerintah daerah saat ini sedang mematangkan koordinasi antar-instansi agar dokumen pengajuan lokasi tersebut dapat segera dirampungkan dan diserahkan kepada Dinas Perkim untuk diproses lebih lanjut.
"Anggaran pembebasan lahan sebesar kurang lebih Rp500 juta sudah tersedia. Apabila dokumen pengajuan dan penetapan lokasinya sudah lengkap secara administrasi, kami akan segera melangkah ke tahapan teknis di lapangan," terangnya.
Dengan tersedianya fasilitas gudang Bulog di Kabupaten Mukomuko, pemerintah daerah berharap rantai distribusi pangan dapat berjalan lebih efisien. Selain itu, para petani lokal juga mendapatkan kepastian pasar saat musim panen raya tiba.
Suryanto menambahkan bahwa Pemkab Mukomuko terus berkomitmen menyelesaikan setiap tahapan administrasi secara cermat dan transparan agar rencana pembangunan gudang Bulog ini dapat terealisasi sesuai dengan harapan masyarakat.
"Kami berharap koordinasi antar-OPD berjalan lancar sehingga proses administrasinya segera tuntas. Kehadiran gudang Bulog ini sangat dinantikan untuk mendukung kesejahteraan petani dan menjaga stabilitas pangan di Mukomuko," tutup Suryanto. (MC Kominfo/end)
Editor: admin mukomuko