Berita Detail

Jumat, 16 Oktober 2026
Pembangunan Jembatan Lubuk Selandak Capai 85 Persen, PUPR Mukomuko Targetkan PHO Tahun Ini

MUKOMUKO, Mediacenter – Pembangunan Jembatan Lubuk Selandak di Kecamatan Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko, terus menunjukkan kemajuan. Hingga Oktober 2026, progres pekerjaan pada tahap tahun anggaran berjalan telah mencapai sekitar 85 persen. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko menargetkan seluruh pekerjaan sesuai kontrak tahun ini dapat dituntaskan sehingga proses serah terima pertama pekerjaan atau Provisional Hand Over (PHO) dapat dilaksanakan.

Kemajuan pembangunan tersebut ditandai dengan tersambungnya seluruh rangka jembatan. Pekerjaan kini memasuki tahap pemeriksaan akhir dan penyelesaian sejumlah komponen konstruksi sebelum dinyatakan rampung sesuai kontrak tahun 2026.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko, Ir. Apriansyah, ST., MT., mengatakan bahwa pemasangan rangka jembatan telah memasuki tahap akhir. Seluruh rangka sudah terpasang dan tersambung, termasuk proses pengencangan baut pengikat konstruksi.

"Jembatan sudah tersambung semua dan bautnya sudah dikencangkan. Tinggal pemeriksaan akhir, kemudian penyetelan dudukan peletakan, dilanjutkan pengecoran plat injak dan backwall," ujar Apriansyah, Jumat (16/10/2026).

Ia menjelaskan, pekerjaan pengecoran *backwall* mulai dilaksanakan pada Rabu (14/10/2026). Selanjutnya, pekerjaan dilanjutkan dengan pengecoran pelat injak serta penyelesaian bagian perletakan elastomer sebagai bagian dari tahapan konstruksi tahun ini.

Menurut Apriansyah, seluruh pekerjaan yang masih tersisa harus dituntaskan sesuai ketentuan kontrak sebelum dilakukan proses serah terima pertama. Karena itu, Dinas PUPR Mukomuko terus memfokuskan perhatian pada penyelesaian pekerjaan agar target PHO tahun 2026 dapat tercapai.

Ia menerangkan, capaian progres sebesar 85 persen dihitung berdasarkan bobot seluruh item pekerjaan dalam kontrak tahun berjalan. Artinya, persentase tersebut menggambarkan perkembangan pekerjaan pada tahap 2026, bukan keseluruhan pembangunan hingga jembatan siap difungsikan.

"Jika dihitung dari bobot, progresnya sudah mencapai 85 persen dari seluruh item yang ada di dalam kontrak tahun ini. Kalau ini sudah selesai, artinya tahap pemasangan rangka sudah berakhir dan kita sudah bisa PHO," jelasnya.

Meski pekerjaan pemasangan rangka hampir rampung, pembangunan Jembatan Lubuk Selandak masih memerlukan tahapan lanjutan sebelum dapat dimanfaatkan masyarakat. Salah satu pekerjaan yang belum dilaksanakan adalah pengecoran lantai jembatan, yang direncanakan masuk dalam program pembangunan tahun 2027.

Pekerjaan lanjutan tersebut diperlukan untuk melengkapi konstruksi sehingga jembatan nantinya dapat difungsikan sebagai sarana transportasi masyarakat. Dengan progres yang telah dicapai, Dinas PUPR Mukomuko kini memprioritaskan penyelesaian seluruh pekerjaan dalam kontrak 2026. Setelah tahapan tersebut rampung, pembangunan diharapkan dapat dilanjutkan sesuai perencanaan dan dukungan anggaran tahun berikutnya.

Pemerintah Kabupaten Mukomuko berharap pembangunan Jembatan Lubuk Selandak dapat diselesaikan secara bertahap sehingga nantinya mampu menunjang kelancaran akses transportasi dan mobilitas masyarakat di Kecamatan Teramang Jaya serta wilayah sekitarnya. (MC Kominfo/end) 

Editor: admin mukomuko