Berita Detail

Kamis, 23 Oktober 2025
BI Dukung Pengendalian Inflasi Mukomuko Lewat Bantuan Mobil Box Operasional

MUKOMUKO,Mediacenter – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok mendapat dukungan nyata dari Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bengkulu. Rabu (22/10/2025), BI resmi menyerahkan satu unit mobil box berukuran sedang kepada Pemkab Mukomuko untuk memperlancar kegiatan pasar murah di berbagai kecamatan. Bantuan ini akan dikelola oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Mukomuko sebagai sarana operasional utama dalam distribusi bahan pokok bersubsidi ke masyarakat.

Kepala Disperindagkop UKM Mukomuko, Nurdiana, SE, M.AP, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan BI yang dinilainya sangat membantu kerja pemerintah daerah, terutama dalam mengendalikan inflasi di tingkat lokal. Menurutnya, mobil box tersebut akan mempercepat mobilisasi tim pasar murah yang selama ini menghadapi kendala jarak dan keterbatasan armada. “Benar, satu unit mobil box sudah kita terima dari Bank Indonesia Bengkulu. Selain mendukung pengendalian inflasi, BI juga ikut aktif terjun ke lapangan bersama kami. Ini dukungan yang sangat berarti,” ujar Nurdiana.

Ia menjelaskan, Mukomuko merupakan daerah yang sangat bergantung pada pasokan bahan pangan dari luar. Hampir seluruh kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, cabai, dan bawang, didatangkan dari Sumatera Barat, Kerinci, dan Kota Bengkulu. Ketergantungan ini menyebabkan harga di pasaran mudah naik ketika terjadi gangguan distribusi. Karena itu, Pemkab Mukomuko rutin menggelar pasar murah untuk menekan dampak fluktuasi harga dan menjaga daya beli masyarakat.

“Kita ini wilayah konsumtif, bukan produsen. Jadi kalau harga di daerah pemasok naik sedikit saja, efeknya langsung terasa di Mukomuko. Tapi dengan adanya dukungan BI, terutama bantuan mobil box ini, kita bisa bergerak lebih cepat untuk menyalurkan barang kebutuhan dengan harga lebih terjangkau,” jelasnya.

Kemarin Disperindagkop bersama tim BI juga melakukan inspeksi mendadak ke beberapa pasar tradisional setelah terpantau adanya kenaikan harga di sejumlah komoditas. Dari hasil pantauan itu, pemerintah langsung menggelar pasar murah di Kecamatan Kota Mukomuko dan Pasar Koto Jaya. Respons masyarakat sangat tinggi, seluruh barang kebutuhan seperti beras, minyak goreng, telur, dan cabai habis terjual hanya dalam hitungan jam. “Kami turun ke Pasar Lubuk Sanai III, dan setelahnya langsung bergerak ke Kota Mukomuko untuk pasar murah. Masyarakat antusias sekali karena harga yang kami tawarkan jauh di bawah pasar,” kata Nurdiana.

Ia menegaskan, kolaborasi antara Pemkab Mukomuko dan Bank Indonesia bukan hanya soal bantuan kendaraan, tetapi juga bentuk kepedulian bersama untuk memastikan kestabilan ekonomi daerah tetap terjaga di tengah dinamika harga pangan yang sering kali tak menentu.

Editor: admin mukomuko