Home / BERITA PEMDA / “ LAPOR “ MEDIA PENGADUAN MASYARAKAT

“ LAPOR “ MEDIA PENGADUAN MASYARAKAT

Diskominfo-Mukomukokab,- Dalam rangka meningkatkan pelayanan publik oleh pemerintah, Kantor Staf Presiden dan Menpanrb RI sedang giat giatnya mensosialisasi aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Masyarakat (LAPOR) di seluruh Indonesia.
Menyikapi program tersebut Pemerintah Daerah Mukomuko melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) melakukan pelatihan penguatan pengelolaan aplikasi e goverment pada aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR).

Acara pembukaan berlangsung di Gedung Bappeda Kabupaten Mukomuko pada tanggal 1 Agustus 2017 yang dihadiri oleh Seluruh Kepala Perangkat Daerah, 60 peserta yaitu Pejabat Penghubung dan admin Perangkat Daerah. Narasumber pada kegiatan ini adalah Emida Suparti, Pejabat Kemenpanrb RI dan Okky Oktaviani,Tenaga Ahli dari Kantor Staf Presiden.
Aplikasi ini adalah sebuah inisiatif dalam rangka menyediakan sarana pengaduan yang terpadu dan mudah diakses bagi seluruh masyarakat Indonesia. Berbasis media sosial layanan ini ditujukan untuk meningkatkan interaksi antara masyarakat dengan pemerintah. LAPOR! juga dilengkapi dengan berbagai fitur guna mendorong ketuntasan setiap laporannya
Kantor Staf Presiden RI mendorong masyarakat untuk menyampaikan pengaduan tentang masalah pembangunan dan pelayanan publik melalui situs www.lapor.go.id serta layanan pesan seluler ke nomor 1708.

“Pemerintah telah membuat layanan pengaduan yang dikelola langsung Kantor Staf Presiden, pastikan laporan yang disampaikan berisi informasi yang jelas dan disertai data pendukung,” kata Narasumber Pengaduan Online situs www.lapor.go.id Kantor Staf Presiden.

Menurut dia untuk melaporkan pengaduan persoalan pembangunan atau aspirasi lainnya caranya cukup mudah tinggal mengakses situs, mengisi identitas dan alamat email kemudian menuliskan apa yang hendak disampaikan.
Jika ada yang melaporkan soal jalan rusak maka kami tidak akan meminta nama pelapor, namun kalau menyangkut data misalnya pembuatan KTP elektronik yang tidak kunjung selesai tentu butuh nama pelapor, kata dia.

Seluruh laporan dari masyarakat nantinya langsung terkoneksi dengan Kantor Staf Presiden. Perangkat Daerah terkait harus cepat tanggap ketika ada laporan atau pengaduan masyarakat melalui aplikasi tersebut. “Saya minta laporan ditindaklanjuti segera. Paling lama dua hari terhitung masyarakat menyampaikan laporan,” tegas Bupati Mukomuko, Choirul Huda ketika membuka pelatihan penguatan pengelolaan aplikasi e-government/layanan pengaduan online rakyat. Bupati juga menyampaikan, sistem pengaduan via online itu dapat menjadi pemicu OPD untuk melakukan inovasi. Salah satunya dalam hal peningkatan kinerja. Yang jelas setiap laporan yang masuk harus segera ditindaklanjuti. Karena tugas utama abdi negara adalah sebagai pelayan masyarakat.

Check Also

POLRES MUKOMUKO MELAKSANAKAN VICON KAPOLRI TTG PERSIAPAN PENGAMANAN IDUL ADHA 1438 H.

Rabu (23/08/17) pukul 08.00 Wib bertempat di Ruang Aula Polres Mukomuko dilaksanakan kegiatan Vicon (Video ...